Innal hamda lillah,
nahmaduhu, wa nasta ‘inuhu, wa nastagfiruh. wa na’udzu billahi min syuruuri
anfusinaa, wa min syai’ati a’malina. Mayyahdihillah fala mudillalah
wamayyudlilhu fala hadialah. Asyhadu alla ilaha illallah wahdahula syarikallah.
Wa asyhadu anna muhammadan abduhu warrosuluh
Bapak Ibu saudara-saudari kaum muslimin yang Semoga
senantiasa dirahmati Alloh.
Coba kita Muhasabah, Coba kita evaluasi selama ini sudah
seberapa dekat kita dengan Alquran.
Sudahkah kita melazimi membacanya, ingat ini juga standar
kemuliaan. Kalau menurut Ali Bin Abi Thalib jika kalian Kepengen tahu seberapa
dekat kedudukanmu dengan Allah maka cobalah kalian tengok seberapa dekat dirimu
dengan Alquran.
Dekat dengan Alquran adalah sarana supaya kita masuk
kategori dihitung-hitung sebagai keluarganya Allah, sebab Nabi mengabarkan;
Innalillahi ahlina minannas
Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga-keluarga dari
kalangan manusia.
Jadi ada manusia yang dihitung sebagai keluarganya Allah,
sungguh mulia.
Man Hum Ya Rasulullah?
Siapa mereka Ya Rasulullah?
Hum ahlul quran,
mereka itu adalah orang-orang yang suka baca Quran, lah kita coba tengok nih
kita evaluasi.
Jangan sampai mungkin ada yang seumur hidup belum pernah khatam
Quran. Coba ditargetkan coba diperbaiki punya target baca Quran, punya target mungkin
setahun mungkin bisa katam setahun sekali atau 2x dan seterusnya.
Kalau target setahun bisa khatam sekali, berarti hanya perlu
sehari baca quran 1 halaman insyaalloh khatam.
Kalau misal ada orang sampai 1 tahun tidak menghatamkan
Quran ini berarti apa? Oh berarti belum masuk kategori orang yang dekat dengan
Alquran.
Syukur lebih dari 1x khatam dalam setahun lebih banyak lebih
baik, kalau bisa.
Saling mengingatkan supaya kita semangat baca ayo kita lazimi,
supaya kita masuk kategori yang dekat dengan Alquran.
Coba dihitung-hitung tahun 1444 hijriyah Kemarin itu berapa
bisa khatam quran, mungkin ada di antara kita yang 2x, tiga kali dan seterusnya,kalau
bisa ditingkatkan lagi.
Caranya baca Quran lazimi dua lembar lagi besoknya lagi 2
lembar lagi jadikan itu target kita.
Kalau ada yang seumur hidup belum pernah khatam Quran, harus
punya target untuk bisa khatam Quran. Jangan sampai, sampai ajal menjemput
belum pernah menghatamkan Al Quran, bikin target.
Sukur menghafalkan, ini lebih berat lagi. Perlu target juga,
ga usah banyak-banyak mungkin targetkan setidakny saat ajal menjemput harus
sudah bisa satu juz dari Al Quran.
Kita berharap ini mendongkrak kedudukan kita dihadapan
Alloh, sisa umur kita ga tau tinggal berapa, yang 60 mungkin tinggal 3 tahun,
yang 70 mungkin tinggal 1 tahun dan seterusnya, tapi targetkan tadi kalau bisa saat
ajal menjemput harus sudah bisa satu juz dari Al Quran.
Kalau bisa semangati jangan anggap sebagai beban, jangan
anggap sebagai beban nikmati itu, kalau bisa kita mati sudah hafal setidaknya 1
juz dari Al Quran.
Mungkin setiap orang punya cara sendiri-sendiri dalam
menghafal, ada yang mungkin dengan halaqoh sehari menghafal berapa ayat besok
berapa ayat lagi dan seterusnya.
Kita berharap andai ajal menjemput sedang menghafal quran,
targetkan mungkin juz amma juz 30.
Selanjutnya sudahkah kita berusaha mentadaburi Alquran,
berusaha baca quran ditambahi membaca maknanya terjemahannya.
Sekarang lebih mudah di hp mesti ada digital Al quran yang
bisa kita baca, oh ternyata ini artinya seperti ini dan seterusnya kita coba
pahama, ini namanya mentadaburi.
Kalau bisa terjemahnya dibaca,
al-ḥamdu lillāhi
rabbil-‘ālamīn artinya Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
ar-raḥmānir-raḥīm
Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
māliki yaumid-dīn
Dan seterusnya, kita baca, ini namanya kita sudah berusaha
untuk mentadaburinya.
Syukur nanti sampai ketemu Oh ternyata kandungannya, ada
perintah ini, ada larangan ini dan seterusnya sehingga kita semakin mantap
berpegang teguh dengan Alquran.
Hari ini kita introspeksi, nanti sambil dipelajari lagi dan
seterusnya ini supaya kita bisa mengukur seberapa sih kedekatan kita dengan
Alquran selama ini.
Al quran ini kan kitabnya kita umat Islam hujahnya kita di
hadapan Allah, kenapa besok di alam kubur ada pertanyaan
man robbuka
madinuka
wa man nabiyyuka
Kok kemudian bisa jawab ternyata kuncinya seperti yang itu
tadi orang itu rajin membaca Quran, bukan Cuma membaca saja tetapi juga
mentadaburi dan berusaha mengamalkan kandungannya Insyaallah selamat di alam
kubur selamat dalam perjalanan selanjutnya.
Demikian Wallahu
a'lam bishawab
'Subhanaka allahumma
wa bihamdika, asyhadu alaa ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaik.’
Wa sholallahu ala nabiyyina muhammad, wal hamdu lillahi rabbil 'alamin.
Billahi taufik wal
hidayah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.