Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Innal hamda lillah,
nahmaduhu, wa nasta ‘inuhu, wa nastagfiruh. wa na’udzu billahi min syuruuri
anfusinaa, wa min syai’ati a’malina. Mayyahdihillah fala mudillalah
wamayyudlilhu fala hadialah. Asyhadu alla ilaha illallah wahdahula syarikallah.
Wa asyhadu anna muhammadan abduhu warrosuluh
Bapak Ibu saudara-saudari kaum muslimin yang Semoga
senantiasa dirahmati Alloh.
Alhamdulillah kita masih bisa ketemu dengan tahun 1445
Hijriah kita berharap tahun 1445 harus menjadi tahun yang lebih baik caranya
bagaimana? Kita evaluasi dulu tahun 1444 seperti apa. Oh setelah dievaluasi-dievaluasi
mungkin ada yang kurang, lah sekarang kita ketemu tahun 1445 harus lebih baik
lagi.
Apa yang harus kita evaluasi ?
Tahun 1444 Hijriyah kemarin kira-kira sudah seberapa kita
semangat di dalam mencari ilmu agama, sudah semangat atau belum nggone ngaji di dalam mencari ilmu
agama.
Ini perkara penting, karena tidak sedikit orang Hari
Berganti Hari tahun berganti tahun saya
tua-saya tua- saya tua ajeg ora Ajeg ga ada perubahannya kaitannya dengan
ilmu agama. Kenapa? Merasa puas dengan apa yang sudah didapatkan, ora
gelem ngaji maning, ngajinya mungkin gemien
dong jaman cilik ngaji turutan ngaji ngapalna dan seterusnya bareng wis yawis. Kita tidak pernah
belajar lagi, tidak kita evaluasi.
Syukur
semakin sepuh semakin ngertos ilmu
tentang Tauhid yang seperti apa, syirik yang seperti apa, ini ilmu tentang
tauhid.
Syukur
kita mengilmui tentang ibadah-ibadah pokok sekalipun wudhu setiap hari
jangan-jangan kita belum pernah mempelajari babagan ilmunya seperti apa, secara fiqihnya sebenarnya seperti
apa, mana yang wajid, mana yang sunnah, yang rukun yang mana, kalau bisa urusan
bersuci urusan wudhu kita ilmui.
Mungkin
ada umur sudah 50 tahun urusan mandi wajib, mandi junub caranya seperti apa ada
yang belum tahu, padahal mungkin menikah sudah 20 tahun, ini bisa jadi karena saking menganggap remeh urusan ilmu
agama.
Syukur
dilmui lagi babagan solat butuh
dievaluasi lagi, jangan merasa solat dari dulu ya seperti itu-seperti itu, eh
coba diperbaiki siapa tau ada yang kurang, baik dari sisi kaifiyahnya, baik
dari sisi mungkin bacaannya, mungkin pernah kita dengar jangan-jangan dulu kita
40 tahun yang lalu pertama kali kita salat nggak tahu doa tahiyat artinya apa.
Sekarang solat sudah 40 tahun ya masih belum tahiyat itu artinya apa, mungkin
ada yang seperti itu. Mungkin ada yang menganggap itu pelajaran SD kita sudah
tua ya malu kon belajar lagi.
Padahal ini perkara penting urusan salat itu.
Diilmui
tentang puasa, diilmui tentang zakat dan seterusnya.
Syukur
tentang bacaan Quran kita juga seperti itu. Ayo kita coba, dulu sudah bisa baca
Quran sekarang coba tahsin oh mungkin jangan-jangan makhraj hurufnya itu belum
pas, oh jangan-jangan selama ini yang harusnya dibaca panjang malah dibaca
pendek, yang harusnya dibaca berdengung yang belum tahu dan seterusnya. Ayo tingkatkan,
tambah umur kalau bisa baca Alquran kita juga semakin bagus. Kalau sudah
bacaannya semakin bagus, selanjutnya coba kita harus paham setidaknya ayat ini
artinya apa, baca terjemahannya yang merupakan tafsir. Sehingga nanti paham
sebenarnya ada perintah ini, ada larangan itu, ternyata ada teladan akhlak seperti
ini seperti itu dan seterusnya, setidaknya kita tahu globalnya, garis besarnya.
Belajar!
Tidak cukup ngaji 1 minggu sekali saja, mungkin bisa selasa bacaan, mungkin
rabu tafsir, mungkin sabtu fikih dan seterusnya. Coba kita evaluasi sudah
seberapa semangat kita belajar ilmu agama, termasuk urusan tentang muamalah, sebenarnya urusan jual beli agar syah seperti
apa, utang piutang dan seterusnya semua ada ilmunya.
Sudah seberapa semangat kita di dalam menunaikan salah satu
tugas ini yaitu tholabul ilmu / mencari ilmu. Ini untuk renungan untuk kita
semua di awal tahun 1445 H ini, sudah seberapa semangat kita di dalam mencari
ilmu agama.
Demikian Wallahu
a'lam bishawab
'Subhanaka allahumma
wa bihamdika, asyhadu alaa ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaik.’
Wa sholallahu ala nabiyyina muhammad, wal hamdu lillahi rabbil 'alamin.
Billahi taufik wal
hidayah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.